Rethinking Broken Homes: Teachers' Perceptions and Their Implications for Islamic Education Counseling
DOI:
https://doi.org/10.61166/lpki.v2i1.71Keywords:
Persepsi Guru, Broken Home, Dampak Pendidikan, Konseling Islam, Disfungsi KeluargaAbstract
This qualitative study examines educators' perceptions of the meaning of Broken Home and its impacts at SMA Negeri 1 Astanajapura Cirebon. Employing interviews and documentation studies with five teachers, the research reveals that Broken Home is perceived not merely as parental divorce, but encompasses broader family dysfunctions including disharmony, parental loss, and lack of affection. The observed educational impacts involve juvenile delinquency, learning disengagement, declining academic performance, social withdrawal, and intense jealousy. Consequently, the study underscores the necessity for a holistic Islamic guidance and counseling approach, prioritizing emotional support and spiritually-grounded interventions.
References
Abbas, F. M. (2025). Dinamika Psikologis Santri dalam Mengakses Layanan Bimbingan dan Konseling di Pesantren. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(2), 349-361.
Abdurrahman An-Nahlawi.(1995). Prinsip- prinsip dan Metode Pendidikan Islam. Diponegoro.
Amir, F., Sapari, & Amin, M. S. B. (2025). Kurikulum dalam lanskap pendidikan: Konsep, evolusi, dan implementasi. Penerbit Adab.
Ariyanto,K. (2023). Dampak keluarga broken home terhadap anak. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15–23.
Creswell,J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Firdaus,M., & Hasanah, N. (2022). Pendekatan Konseling Islam dengan Teknis Zikir untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa dari Keluarga Broken Home. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 12(1), 45-62.
Gonzales,A. M. (2020). Teori Ekologi Bronfenbrenner: Memahami Perkembangan Individu dalam Konteks Lingkungan. Pustaka Pelajar.
Gunarsa,S. D., & Singgih, D. (2004). Bunga Rampai Psikologi Perkembangan: Dari Anak Sampai Usia Lanjut. PT BPK Gunung Mulia.
Maghfiroh,N. L., Siregar, R. D., & [Penulis Ketiga]. (2022). Dampak tumbuh kembang anak broken home. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 112-120.
Massa,N., Rahman, M., & Napu, Y. (2020). Dampak keluarga broken home terhadap perilaku sosial anak. Jambura Journal of Community Empowerment, 1(1), 1-12.
Miles,M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis Data Kualitatif. UI Press.
Muttaqin,I., & Sulistyo, B. (2019). Analisis faktor penyebab dan dampak keluarga broken home. Raheema: Jurnal Studi Gender dan Anak, 6(2), 45-60.
Rofiqoh,T., & Sitepu, H. (2019). Bentuk kenakalan remaja sebagai akibat broken home dan implikasinya dalam pelayanan bimbingan konseling. KOPASTA: Journal of The Counseling Guidance Study, 6(2), 88-95.
Rusni,I., & Karnilawati, K. (2022). Dampak keluarga broken home terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 77-89.
Santrock,J. W. (2020). Life-Span Development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sapari, S., Abbas, F. M., Amin, M. S. B., & Shofiyah, Z. (2025). Dinamika Problem dan Tantangan Guru Bimbingan dan Konseling di MANU Putri Buntet Pesantren. Journal of Islamic Education Counseling, 5(1), 47-60.
Sinaga, F. S. H. S., & Winangsit, E. (2023). Teori Hierarki Kebutuhan Maslow dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Psikologi Islami, 9(1), 34-50.
Yusuf, I. A., & Abbas, F. M. (2025). Inovasi kurikulum pendidikan Islam di perguruan tinggi: Integrasi tauhid, sains, dan teknologi. HASBUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 142-152.




