Educational Responsibility In Islam: A Literature Review On The Roles Of The Family, Educational Institutions, And The State In Fostering A Faith-Based Generation
DOI:
https://doi.org/10.61166/lpki.v2i3.29Keywords:
Pendidikan Islam, Lembaga Pendidikan, Lembaga Pendidikan IslamAbstract
Pendidikan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai sarana pembentukan insan yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Tanggung jawab pendidikan dalam Islam tidak dapat dibebankan hanya kepada pendidik secara individual, melainkan merupakan amanah kolektif yang melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, dan negara. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mensintesiskan konsep tanggung jawab pendidikan dalam Islam melalui telaah pemikiran klasik (Al-Ghazali, Ibnu Khaldun) dan kontemporer (An-Nahlawi, Arifin), sekaligus merumuskan pola relasi antara ketiga aktor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan analisis isi kualitatif (qualitative content analysis) yang meliputi tahap deskripsi, analisis komparatif, dan sintesis-interpretasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga, lembaga pendidikan, dan negara tidak bekerja secara substitutif, melainkan saling melengkapi pada tiga tingkat tanggung jawab yang berbeda: keluarga sebagai fondasi nilai dan pembiasaan sebagaimana ditunjukkan oleh hadis fitrah, pemikiran An-Nahlawi, dan konsep malakah Ibnu Khaldun; lembaga pendidikan sebagai ruang pengembangan dan sistematisasi ilmu serta karakter melalui sintesis tujuan spiritual (Al-Ghazali) dan praktis-vokasional (Ibnu Khaldun); serta negara sebagai penjamin ekosistem pendidikan melalui kebijakan, regulasi, dan sumber daya. Sinergi berjenjang antara ketiga unsur tersebut menjadi fondasi utama dalam membina generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman.
References
Abdullah, A. (2021). Pendidikan Islam dan konteks sosial budaya Indonesia. Jurnal Tarbiyah, 30(2), 112–127.
Al-Ghazali. (2011). Terjemah Ihya' Ulumuddin: Menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (I. I. Ba'adillah, Trans.; Vol. 1). Republika.
An-Nahlawi, A. (1995). Pendidikan Islam di rumah, sekolah, dan masyarakat (Shihabuddin, Trans.). Gema Insani Press.
Anshori, A. (2019). Integrasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam studi pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 26(1), 33–47.
Arifin, H. M. (2011). Ilmu pendidikan Islam: Tinjauan teoretis dan praktis berdasarkan pendekatan interdisipliner. Bumi Aksara.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). Sage Publications.
Daheri, M., Rohimin, Amin, A., Iqbal, M., & Warsah, I. (2023). Synergisticity of family, school, and community education in strengthening religious moderation. Tarbiya: Journal of Education in Muslim Society, 10(1), 117–136. https://doi.org/10.15408/tjems.v10i1.36028
Dahlan, Z., Lingga, S. A., & Assingkily, M. S. (2023). Islamic education in the time of Kalifah Umar Bin Khattab and its relevance to education in the contemporary era. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 397–408.¹ https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.4014
Dwinandita, A., [nama penulis lengkap lainnya belum tersedia].² (2024). Islamic child parenting practices and Muslim family resilience in Southeast Asia. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 145–160.
Hodge, D. R., Rienzo, B. A., & Picco, M. (2011). A longitudinal study of religious identity and participation during adolescence. Child Development, 82(2), 503–517. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01549.x
Hudi, S. (2018). Telaah terhadap pemikiran Al-Ghazali tentang pendidikan Islam dalam Kitab Ihya' Ulumuddin. Jurnal Educazione: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan Konseling, 6(2), 129–149.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahnya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Moderasi beragama dan kebijakan pendidikan inklusif. Balitbang Kemenag.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2020). Panduan sekolah orang tua hebat.
Khumaidah, S., & Hidayati, R. N. (2021). Perbandingan pemikiran Ibnu Khaldun dan Al-Ghazali tentang pendidikan Islam dan relevansinya terhadap pendidikan di Indonesia. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 212–252. https://doi.org/10.36835/tarbiyatuna.v14i2.861
Kosim, M. (2015). Pemikiran pendidikan Islam Ibn Khaldun dan relevansinya dengan Sisdiknas. Jurnal Tarbiyah, 22(2), 387–417. https://doi.org/10.30829/tar.v22i2.33
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Manshuruddin. (2022). Pemikiran pendidikan Islam pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Jurnal Ilmiah Al-Hadi, 7(2), 1–11. https://doi.org/10.54248/alhadi.v7i2.4243
Nasrowi, B. M. (2017). Konsep pendidikan Islam perspektif Kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun. Studi Arab: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 8(2), 173–184.
Nurcholis, A. (2021). Pendekatan evidence-based policy dalam pengelolaan pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan Islam, 5(2), 123–140.
Qiso, A. A., & Badaruddin, K. (2022). Implikasi kerjasama yang simultan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pendidikan Islam dengan pendekatan sosiologis. Raudhah Proud to Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 7(2), 16–31. https://doi.org/10.48094/raudhah.v7i2.191
Rohmat, R., Yusuf, M., Fathurrohman, A., & Choirudin, C. (2024). The influence of Islamic parenting patterns and parents' religious understanding on children's spiritual intelligence in Muslim families in Metro City. Assyfa Journal of Islamic Studies, 2(2), 117–126. https://doi.org/10.61650/ajis.v2i2.628
Rosa, L. (2022). Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pendidikan agama Islam. Jurnal El-Tarbawi, 15(1), 55–68.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sofian, M. (2017). Konsep pendidikan Islam dalam perspektif Ibnu Khaldun dan relevansinya terhadap UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. Jurnal Tawazun, 10(2), 311–330. https://doi.org/10.32832/tawazun.v10i2.1165
Subkhi, A. (2022). Evaluasi kebijakan pendidikan Islam berbasis bukti empiris. Jurnal Kebijakan Pendidikan Islam, 7(1), 45–60.
Syukri, F. (2021). Peningkatan mutu madrasah melalui sistem penjaminan mutu internal. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 45–60.
UNESCO. (2017). A guide for ensuring inclusion and equity in education. UNESCO Publishing.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.





